Masukan Nama Penyanyi - Judul Lagu

Mesin Cari Free Download Mp3 Gratis

cFos Software

cFos Software
cFos Software Untuk Percepat Koneksi internet
Free Website Hosting
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Februari 2011

Mahasiswi Ini Jadi Kepala Polisi Karena Takut


Dia yakin bahwa perempuan pun pantas menjadi kepala polisi


VIVAnews - Seperti apa rasanya menjadi kepala polisi saat masih berusia belia dan belum lulus kuliah di kota yang penuh dengan penjahat bersenjata? Apakah takut?

"Ya memang takut. Namanya juga manusia, pasti ada rasa takut. Tapi yang kami idam-idamkan di wilayah kami adalah kedamaian dan keamanan," begitu kata Marisol Valles Garcia, tak lama
setelah
dilantik menjadi kepala polisi di suatu kota kecil di negara bagian Chihuahua, Meksiko, Rabu 20 Oktober 2010.

Berusia 20 tahun, Garcia pun masih berstatus sebagai mahasiswi. Namun, Garcia mengaku memberanikan diri menjadi kepala polisi karena dia sudah lelah dirundung ketakutan dari teror para kriminal yang berkeliaran di kotanya.

Saat itu, Garcia ditanyai oleh wartawan dari stasiun televisi CNN Espanol mengenai kesannya saat diberi amanat untuk menjadi kepala polisi di kota Praxedis G. Guerrero. Meski hanya kota kecil, berpenduduk tidak sampai sembilan ribu jiwa, Praxedis termasuk salah satu wilayah yang berbahaya.

Kota ini menjadi arena pertempuran dua kartel obat bius, Juarez dan Sinaloa. Mereka telah membunuh pejabat polisi dan walikota sebelumnya. Tidak heran bila tidak ada warga yang mau menjadi pemimpin aparat keamanan di kota yang dikendalikan para gengster. Namun, Garcia memberanikan diri menduduki posisi yang berbahaya.

Garcia, yang memiliki seorang bayi, mengungkapkan situasi di kota ini memang menakutkan. "Kami semua takut di Meksiko saat ini. Namun kami tak bisa membiarkan ketakutan mengalahkan kami," kata dia setelah diambil sumpah.

Sebagai Kepala Polisi, Valles membawahi 12 personel polisi. Langkah pertama Garcia memerintahkan mereka pergi mengecek rumah-rumah dan mencari elemen kriminal yang pekan lalu membunuh delapan orang.

Selain itu, menurut Daily Mail, Garcia akan menaruh perhatian pada program-program pencegahan kriminalitas di sekolah-sekolah. Dia pun berupaya merekatkan hubungan yang kompak antara warga sehingga mereka ikut membantu mencegah kriminalitas.

"Senjata yang kami punya adalah prinsip dan norma. Itu merupakan senjata terbaik untuk mencegah kriminalitas," kata Garcia. Mahasiswi ilmu kriminalitas ini pun menggagas pembentukan satuan polisi bersepeda.

Keberanian Garcia menjadi pemimpin polisi di wilayah yang berbahaya itu mendapat perhatian besar dari kalangan media massa dan juga publik di Meksiko. "Apakah tidak ada laki-laki di Chihuahua?" tulis suatu blog di laman Periodista Digital.

Namun, Garcia meminta bahwa tugasnya harus mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. Dia yakin bahwa perempuan pun pantas menjadi kepala polisi, walau dengan pendekatan berbeda.

"Kami cukup berbicara kepada masyarakat, kepada keluarga, dan memberi mereka rasa percaya sehingga mereka tidak lagi dirundung ketakutan dan berani keluar rumah," kata Garcia. (hs)
• VIVAnews

Sumber : link

Selasa, 07 Desember 2010

RIM Ingin Perbaiki "User Interface" BlackBerry

Kompas - Selasa, 7 Desember

WATERLOO, KOMPAS.com — Selama ini, pengguna BlackBerry harus puas dengan tampilan user interface yang "itu-itu" saja.

Namun, cepat atau lambat, Research In Motion (RIM) mungkin bakal melakukan perombakan terhadap desain user interface

BlackBerry.

Langkah pertama yang dilakukan RIM adalah membeli The Astonishing Tribe (TAT), sebauh perusahaan desain dari Swedia.

Akuisisi terhadap TAT diumumkan 2 Desember 2010 lalu.

"TAT dikenal dengan inovasinya dalam mendesain user interface dan memiliki pengalaman panjang menggarap teknologi

perangkat bergerak dan terintegrasi," kata David Yach, Chief technology Officer RIM, dalam blog perusahaan.

Ia mengatakan, tim TAT akan bergabung dengan tim RIM di Kanada untuk memadukan rancangan desainnya ke dalam platform

smartphone ataupun tablet BlackBerry Playbook. Selama ini, BlackBerry yang awalnya memang dirancang untuk pengguna

profesional hadir dengan desain yang kalah gaya di pasar konsumen ketimbang iPhone.

Desain buatan TAT selama ini banyak dipakai di sitem hiburan di mobil. Framework yang diberi nama Cascade juga dipakai 20

persen smartphone yang dijual sepanjang tahun 2010 ini. TAT mengembangkan desain user interface untuk platform Android.

TAT juga memasok desain untuk Motorola, Sony Ericsson, dan Samsung. Lalu, apakah akuisisi ini akan memutus kontrak TAT

dengan vendor-vendor tersebut?

"Tentu kami menghormati perjanjian yang sudah kami buat dan tetap melayani konsumen tetap dan memastikan bahwa kedua

komitmen bisa berjalan bersama," ujar Paul Blomdahl, salah satu pendiri TAT, dalam menyikapi langkah perusahaan untuk

bergabung penuh dengan RIM.

Sebelum membeli TAT, RIM sudah beberapa kali melakukan langkah akuisisi dalam beberapa tahun terakhir, antara lain, QNX

Software yang memproduksi sistem operasi untuk BlackBerry PlayBook. Selama ini QNX dikenal sebagai penyedia platform

untuk perangkat hiburan di mobil-mobil mewah. RIM juga membeli Torch Mobile sehingga dapat meningkatkan kemampuan

browser terbarunya sehingga sejajar dengan pesaingnya. Nama Torch bahkan mendapat kehormatan untuk nama BlackBerry

pertama yang menggunakan browser berbasis Web-kit.

Sumber
http://id.news.yahoo.com/kmps/20101206/ttc-rim-ingin-perbaiki-user-interface-bl-566ebb2.html

Minggu, 29 Agustus 2010

PENANGKAPAN Paris Hilton Masuk Bui Polisi

    • (AFP/Getty Images/File/Jason Merritt) Paris Hilton
      arrives at a
      media event in Hollywood on April 22. The American
      socialite
      was
      briefly held by
      police on the French island of
      Corsica
      after being
      caught with cannabis in her
      handbag.

KOMPAS.com - Polisi Las Vegas, Amerika Serikat, menangkap selebritas Paris Hilton lantaran dugaan membawa kokain di dalam mobilnya. Awalnya, sebagaimana warta CNN, Sabtu (28/8/2010), polisi menghentikan sebuah mobil. Ternyata, Paris Hilton tengah berada di dalamnya.

Lalu, polisi melakukan pemeriksaan sekaligus menemukan bubuk mencurigakan di dalam mobil. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan kalau bubuk tersebut memang kokain.

Hilton selanjutnya ditahan di penjara setempat. Menurut polisi Hilton akan dikenai dakwaan nanti. Meski, kata polisi, Hilton akan dibebaskan dengan jaminan.

Sebelumnya, pada Juli, Paris Hilton juga sempat ditangkap oleh kepolisian Afrika Selatan. Aparat berwajib negeri itu curiga Hilton menghisap mariyuana. Akan tetapi, dia kemudian dibebaskan tanpa dakwaan.

Bukan itu saja, Paris Hilton juga pernah mendekam di penjara karena mengemudi saat mabuk pada tiga tahun silam.

sumber : Link

Selasa, 29 Juni 2010

Elpiji







Elpiji
Wah, Jutaan Tabung Elpiji Ilegal Beredar
Selasa, 29 Juni 2010 09:31 WIB

DHONI SETIAWAN
tabung gas elpiji
TERKAIT:
Kenali Bagian-bagian Aman Kompor Gas
Pemerintah Akhirnya Bentuk Tim
Soal Elpiji, Tanggung Jawab Bersama
Siap-siap "Class Action" Tabung Gas 3 Kg
Kemelut Tabung Elpiji
GramediaShop: Perpajakan Internasional Sebagai Materi Studi Perguruan Tinggi
GramediaShop: Sukses Mengolah Data Di Bidang Bisnis Dan Industri Dengan Spss 16.0
JAKARTA, KOMPAS.com — Pengusutan penyebab banyaknya kasus ledakan tabung elpiji 3 kilogram (kg) terus berlanjut. Selain produsen tabung, pemerintah juga membentuk tim khusus untuk membereskan persoalan ini.

Yang menarik, seorang pejabat yang turut dalam rapat koordinasi di Kantor Wakil Presiden soal penyelesaian ledakan tabung elpiji bercerita, tim bentukan pemerintah menemukan sekitar 16 juta tabung gas elpiji ilegal beredar di pasar. Kata dia, semestinya sejak 2007 hingga saat ini, total tabung elpiji di pasar hanya sekitar 44 juta unit. Kenyataannya, tabung yang beredar di pasar sudah menembus angka 60 juta unit.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar membeberkan ihwal penemuan tersebut. "Berdasarkan hasil rapat di Kantor Wapres kemarin (dua hari lalu), banyak tabung gas ilegal yang beredar," ungkapnya, Senin (28/6/2010). Di luar itu, sejumlah tabung juga memiliki logo Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu. Sayang, ia enggan membeberkan lebih lanjut mengenai asal-muasal tabung Regal tersebut.

Yang pasti, penanganan peredaran tabung membahayakan ini akan dilakukan oleh semua pihak terkait. Makanya, pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani masalah ini yang beranggotakan berbagai instansi. Setiap instansi punya tugas berbeda.

Kementerian Perdagangan, misalnya, bertugas mengawasi peredaran tabung gas di masyarakat. Lembaga ini harus lebih ketat lagi mengawasi pendistribusian dan peredaran tabung gas. Lalu, Kementerian Riset dan Teknologi dan Kementerian Perindustrian bertugas mencari teknologi selang, regulator, dan tabung yang praktis dan pemakaiannya mudah dipahami masyarakat. Adapun Pertamina berkewajiban memperketat pengawasan pengisian gas di depot pengisian elpiji (SPPBE). "Jika ada tabung gas rusak jangan diterima. Satgas ini diketuai oleh Kementerian ESDM," ungkap Mustafa.

Selain maraknya peredaran tabung ilegal, peristiwa ledakan tabung elpiji juga muncul akibat minimnya pengetahuan masyarakat. Buktinya, ada masyarakat yang memakai selang air untuk selang elpiji. Untuk itulah, Mustafa meminta Pertamina melakukan sosialisasi yang cukup.

Temuan pemerintah soal tabung ilegal sebenarnya tidak mengagetkan. Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi pernah bilang, produsen kerap memproduksi tabung gas melebihi jumlah yang diminta Pertamina. Kelebihan inilah yang kemudian mereka pasarkan sendiri.

Namun, Juru Bicara Pertamina Basuki Trikora Putra justru mempertanyakan angka 16 juta tabung ilegal itu. la menduga data itu muncul dari survei Badan Standardisasi Nasional (BSN). "Angka itu tidak pernah disampaikan kepada Pertamina," tandas Basuki.

Basuki menambahkan, kewenangan penarikan tabung ilegal sebenarnya berada di BSN sebagai penerbit sertifikat SNI. Pertamina juga mengklaim telah mengecek tabung sebelum diedarkan. Toh, Pertamina berjanji memperketat kontrol tabung. Namun, Pertamina menyarankan Kementerian Perindustrian mengecek tabung sebelum masuk ke Pertamina. (Kontan/Fitri Nur Arifenie, Amailia Putri Hasniawati, Ewo Raswa)
Sumber :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/06/29/09310190/Wah..Jutaan.Tabung.Elpiji.Ilegal.Beredar-4

Selasa, 01 Desember 2009

Diperintah Kapolri Temui Anggoro


JAKARTA- Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji mengakui kepergiannya ke Singapura untuk menemui buronan Anggoro Widjojo beberapa bulan lalu merupakan perintah Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri.

”Ini tugas (menemui Anggoro) atas perintah Kapolri dan bukan tugas pemeriksaan, tapi penghubung penyidik dan Anggoro. Setelah ketemu, saya pulang. Apa hasil penyidikannya, saya tidak tahu,” ujarnya, usai serah terima jabatan kabareskrim di ruang Rupatama, Mabes Polri, Senin (30/11).

Seperti diketahui, pertemuan Susno dengan Anggoro itu menuai kecaman dan mendatangkan kecurigaan. Apalagi, saat itu KPK telah mengirim surat ke Polri dan meminta agar ikut menangkap Anggoro, tersangka kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Departemen Kehutanan. Kasus itu ditangani KPK.

Mengenai berbagai tudingan kepadanya, termasuk isu menerima suap dalam pencairan deposito nasabah Bank Century Boedi Sampoerna, Susno menyatakan siap diperiksa lembaga yang berwenang manapun.

Apabila tuduhan tersebut benar, dia siap mempertanggungjawabkannya dan menerima hukuman sesuai dengan perundangan. Namun, bila ternyata tidak terbukti, dia minta agar namanya direhabilitasi melalui pemberitaan yang berimbang.

”Kalau perlu dan diperlukan saya siap diperiksa dan siap disidik lagi, kalau masih tidak percaya penyidikan Irwasum dan Propam. Kami tidak mau lembaga kami dikecilkan, tidak netral dan sebagainya. Lembaga manapun yang berwenang mau periksa, saya siap diperiksa.”
Ikhlas

Susno mengaku ikhlas dan tidak menanyakan alasan pencopotannya sebagai kabareskrim. Mengenai ungkapan cicak dan buaya, Susno mengaku tidak bermaksud mengecilkan peran KPK. Dia mengatakan istilah itu dalam konteks perbandingan peralatan yang dimiliki KPK dan Polri.

Dalam penyidikan Chandra Marta Hamzah dan Bibit Samad Riyanto, dia membantah atas dasar balas dendam, dilakukan dengan tidak netral, dan direkayasa.

”Susno tidak bisa merekayasa, Susno tidak memerintahkan menangkap, dan Susno tidak menetapkan tersangka atau pimpian KPK itu ditahan atau tidak,” katanya.

Soal pemanggilan wartawan, menurutnya dilakukan dalam rangka penyidikan, dan bukan atas perintahnya. Surat pemanggilan biasanya ditandatangani kepala unit atau penyidik. ”Saat pemanggilan wartawan saya belum aktif sepenuhnya,” tutur mantan kapolda Jawa Barat itu.

”Yang dikatakan bahwa saya tokoh sentral, bahwa saya merekayasa kasus KPK, sudah jelas saya tidak melakukan. Ini tuntas, sehingga saya dengan lengser dari kabareskrim bisa hidup tentram, tidak ada lagi sangkaan,” lanjutnya.
Periksa Susno

Pengganti Susno, Inspektur Jenderal Ito Sumardi Djuni Sanyoto berjanji akan memeriksa Susno, dengan syarat ada laporan resmi dari masyarakat.
”Ya pastilah. Kalau memang ada laporannya, ada kasusnya, ada perkaranya, siapa pun juga dalam hukum kan sama. Hanya saja ada prosedur yang harus kita lalui. Dalam menegakkan hukum tentunya kita juga harus melihat itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, akan mempelajari dan mengevaluasi terlebih dulu tugas barunya. Evaluasi tersebut menyangkut personel, sistem, dan berbagai hambatan dalam penanganan perkara yang menjadi perhatian publik. Dia juga berjanji akan menertibkan makelar kasus.

”Namun sebagai orang baru saya tidak ingin terlalu banyak (janji), tapi saya tetap akan melakukan yang terbaik. Saya akan melanjutkan apa yang dikerjakan Pak Susno sebelumnya, dan saya akan melanjutkan kasus-kasus yang saat ini menjadi perhatian publik. Selama ini Bareskrim sudah menunjukkan prestasi-prestasi yang cukup baik seperti pemberantasan teroris jaringan Noordin M Top, dan lain-lain,” tutur Ito.(J21-65)

sumber :http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/12/01/90063/Diperintah.Kapolri.Temui.Anggoro.

Jumat, 09 Oktober 2009

Pandji Pragiwaksono: Miyabi Bukan Penjahat


Kontradiksi yang terus bergulir tentang rencana kedatangan Maria Ozawa alias Miyabi ke tanah air belum juga berakhir. Suara mendukung maupun kontra kerap terdengar. Semisal Majelis Ulama Indonesia dan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta yang terang-terangan menolak. Sementara tidak sedikit kalangan entertainment justru menanti kehadiran bintang porno Jepang itu.

Baca Juga:



AV Idol, Bisnis Pornografi JepangGaleri Foto MiyabiKenali Sosok MiyabiApa kata fans tentang Miyabi

Salah satu yang mendukung Miyabi ke Indonesia adalah Pandji Pragiwaksono. Menurut penyiar radio dan penyanyi hip hop itu, selama orang ini tidak melakukan pekerjaan yang dilarang pemerintah maka tidak menjadi persoalan.

"Dia kan datang sebagai kapasitas bukan berbuat sesuatu yang dilarang pemerintah dan dia datang dari negara yang berbuat tersebut dianggap legal. Jadi hitungannya dia bukan penjahat karena kapasitasnya bukan melakukan itu. Jadi menurut saya nggak apa-apa dia datang," urainya kepada KapanLagi.com, Rabu (7/10) di FX Plaza.

Pandji pun mengibaratkan Miyabi seperti dirinya pergi ke mancanegara namun mendapat halangan.

"Ya kayak itu ibaratnya. Mungkin karena saya ganteng. Ha,ha,ha...," kata bapak satu anak ini. (kpl/dis/npy)

sumber : http://id.news.yahoo.com/kplg/20091008/ten-pandji-pragiwaksono-miyabi-bukan-pen-e966021.html

Salon Vagina Di-Blacklist Dokter Kandungan


SYDNEY, SABTU – Semakin maraknya bedah kosmetik untuk mempercantik vagina membuat gerah para ahli kandungan Australia. Mereka pun mem-black list ahli bedah yang membuka salon vagina.

The Royal Australian and New Zealand College of Obstetricians and Gynecologists mengeluarkan pernyataan sikap, Sabtu (2/8), seperti dikutip FoxNews, bahwa semakin banyak perempuan yang menderita luka akibat prosedur bedah yang berbahaya. Bahkan banyak di antara para perempuan itu yang mengalami infeksi dan kehilangan kenikmatan berhubungan seks setelah masuk salon itu.

Sebagian besar perempuan mendatangi salon-salon semacam itu untuk ‘bedah bibir’ atau mempercantik penampilan ‘bibir bawah, itu. Sementara yang lainnya mempersempit lubang atau memperkuat daya G-spot.

Menurut organisasi itu, salon-salon semacam itu menjalankan prosedur operasi yang berbahaya, mahal tetapi tidak terjamin. “Kami prihatin khususnya pada prosedur bedah yang mungkin akan mengeksploitasi perempuan rentan,” kata pernyataan itu.

Dr Ted Weaver, ketua komite kesehatan perempuan di perguruan tinggi itu mengatakan sekarang banyak klinik, sebagian besar di Sydney dan Gold Coast yang menawarkan layanan ini. “Sebagian besar operasi itu berbiaya sampai 10.000 dollar Australia (Rp 80 juta). Itu jumlah yang sangat banyak,” kata Weaver.

Weaver mengatakan, operasi ini mungkin mengincar para perempuan yang merasa tidak aman dan takut yang sebenarnya lebih membutuhkan bantuan psikologis. “Operasi-operasi ini juga tidak cukup punya dasar anatomi dan berpotensi menyebabkan luka serius,” katanya.

Weaver mengatakan, ia dan rekan-rekannya kerap merawat pasien yang mengalami luka, kecacatan permanen, infeksi dan hilangnya sensasi seksual. Beberapa di antaranya membutuhkan bedah rekonstruksi.

Yang mengkhawatirkan, kata Weaver, saat ini banyak perempuan yang menginginkan operasi bibir vagina ternyata tidak paham bahwa sebenarnya ada banyak variasi bentuk luar alat kelamin.

“Ada satu kasus, seorang pria membawa foto porno dari Brasil dan mengatakan, ‘Bikin pacar saya menjadi seperti ini’. Saya kira tidak etis menyetujui tindakan seperti ini,” katanya.

Menurut Weaver, penguatan G-spot, dengan injeksi kolagen ke dinding vagina untuk meningkatkan kenikmatan seksual, juga kontroversial. “Seringkali tidak jelas di mana letak G-spot atau ada tidaknya titik itu pada seorang perempuan. Jadi ketika prosedur itu dilakukan tanpa verifikasi, sering berakibat munculnya masalah seksual,” kata Weaver.

Daniel Fleming, presiden Australasian College of Cosmetic Surgery, mengatakan sebagian besar pasien bedah bibir vagina senang dengan hasilnya. “Kalau ada persoalan, mereka harus menyajikan bukti, jadi kami tahu mengapa itu terjadi dan dokter mana yang membuatnya semakin rumit,” kata Fleming.


SAS

Sumber : FOXNews